Peracik di Balik Brew Ini

Merancang ritual digital yang terasa hangat, jelas, dan layak diingat.

Portrait of the designer in a warm coffee shop setting.

Saya memadukan riset yang sistematis dengan bahasa visual yang ekspresif agar produk tidak hanya efisien, tapi juga terasa dibuat dengan pertimbangan dan empati.

Cerita Saya

Dari struktur editorial menuju produk digital yang punya denyut.

Perjalanan saya dimulai dari dunia layout dan print, tempat saya belajar bahwa grid, spacing, dan ritme baca bukan detail kecil, melainkan fondasi dari cara orang menyerap makna.

Ketika berpindah ke produk digital, saya membawa disiplin editorial itu ke interface: setiap halaman harus punya alur, setiap state harus punya alasan, dan setiap keputusan visual harus membantu pengguna bergerak dengan lebih tenang.

Saya percaya teknologi tidak harus terasa dingin. Produk yang baik bisa tetap efisien sekaligus hangat, jelas, dan terasa dibuat dengan empati.

Desain yang baik bukan hanya soal sejelas apa sesuatu bekerja, tetapi juga sehalus apa ia menyapa orang yang memakainya.

Prinsip yang memandu Warm Story

Roasting Profile

Kekuatan inti yang membentuk cara saya meneliti, merancang, dan mengirimkan produk.

UX Research

Membaca perilaku pengguna sebelum menggambar frame pertama, lalu menerjemahkannya menjadi keputusan produk yang lebih tenang dan tepat.

InterviewsPersonasUsability Testing

UI Design

Meracik tipografi, ritme whitespace, dan palet hangat agar interface terasa editorial tanpa kehilangan fungsi.

FigmaDesign SystemsPrototyping

Frontend Development

Menghidupkan desain melalui kode yang semantik, ringan, dan sadar aksesibilitas.

HTML/CSSTailwindJavaScript